Peran Guru dalam Membina Karakter Disiplin Siswa Kelas IV di SD Swasta Reformasi Plus Noelbaki

Penelitian

Authors

  • Maria Leni Bona Universitas San Pedro Kupang
  • Angelina C.O.R. Lake Universitas San Pedro Kupang
  • Rince S.M. Benu Universitas San Pedro Kupang
  • Konradus S. Jenahut Universitas San Pedro Kupang
  • Timoteus Ajito Universitas San Pedro Kupang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7442

Keywords:

Peran Guru, Karakter Disiplin, Siswa Kelas IV SD

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membina karakter disiplin siswa kelas IV di SD Swasta Reformasi Plus. Karakter disiplin yang diteliti mencakup ketepatan waktu, ketaatan terhadap aturan sekolah, tanggung jawab dalam mengerjakan tugas, serta kedisiplinan dalam kegiatan kebersihan kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam membina karakter disiplin siswa sudah berjalan cukup baik. Hal ini dibuktikan dari hasil kuesioner yang menunjukkan persentase tingkat disiplin siswa sebesar 61,1% yang termasuk dalam kategori cukup disiplin. Guru berperan sebagai pembimbing, teladan, motivator, serta pengawas dalam membentuk sikap disiplin siswa di sekolah. Namun demikian, masih terdapat beberapa siswa yang kurang disiplin, terutama dalam hal ketepatan waktu dan tanggung jawab mengerjakan tugas. Dengan demikian, peran guru sangat penting dalam membina karakter disiplin siswa, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam pembinaan agar hasil yang dicapai menjadi lebih optimal.

References

Agung, R., Mahatmaharti, K., & Nurbudi, R. F. (2024). Analysing self-discipline: An overview of self-control, self-regulation and delay of gratification in elementary school students in Jombang. 8(4), 849–859.

Basori, R. (2024). Inovasi manajemen perubahan pada sistem pendidikan pondok pesantren asrama perguruan Islam Tegalrejo Magelang di era modern.

Darwanti, A., Fauziati, E., & Fathoni, A. (2025). Perspektif moral knowing Thomas Lickona pada pembentukan karakter disiplin siswa di sekolah dasar. 8, 1–11.

Greenberg, M. T. (2023). Evidence for social and emotional learning in schools.

Guillemin, E. (2025). Biesta's world-centred education: Subjectification revisited? Journal of Philosophy of Education, 59(2), 274–289.

Indriyanti, L., Setiadi, M. C., Wayan, N., Astin, S., & Suriansyah, A. (2024). Pentingnya peran kepala sekolah dan guru dalam meningkatkan prestasi siswa di sekolah dasar. 1(2), 273–283.

Irfieh, F., Madaniah, L. H., & Sanusi, H. P. (2026). Analisis kualitatif budaya organisasi dan implikasinya terhadap kinerja pendidik dalam perspektif psikologi organisasi positif. 4(1), 1657–1680.

Islam, U., Sunan, N., & Yogyakarta, K. (2023). Pendidikan karakter perspektif studi Islam: Peran guru membentuk karakter disiplin siswa melalui kegiatan keagamaan di SD IT. 9(1), 104–109.

Konseling, B., & Belajar, M. (2023). Peran guru dalam pelaksanaan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 7(4), 1633–1645.

Kristjánsson, K. (2026). Aristotelian character friendship as a "method" of moral education. Studies in Philosophy and Education.

Maharani, N. S., Shabrina, D., & Aulia, R. (2024). Hubungan keteladanan guru dengan perkembangan nilai karakter anak usia dini. 8, 22586–22596.

Maulina, R., & Lingga, L. J. (2025). The role of teachers in shaping the disciplinary character of fifth-grade students at SD Negeri 141 Pekanbaru. 4(8), 4249–4257.

Nita, D., Samsinta, O., Cahyono, A. H., & Andriyanto, A. (2025). Strategi guru dalam membentuk karakter disiplin dan peduli lingkungan kepada siswa kelas II SDI Nurul Huda.

Nur, S. (2022). Self-determination theory in teaching practice for higher education level. 7(1), 102–110.

Nurmaulidah, D., Komara, E., & Koswara, N. (2025). Evaluasi kritis sistem pendidikan nasional: Perspektif filosofis dan sosiologis. 20(2), 73–86.

Park, S. (2022). Relationship of self-determined motivation with time-related academic behavior in Korean primary school students: A person-centered approach. Heliyon, 8(10), e11191.

Raden, U., Malang, R., Musnandar, A., Raden, U., Malang, R., & Chasanah, I. M. (2024). Kajian tentang akhlak siswa dalam pengembangan kurikulum sekolah umum bernafaskan Islam. 4, 350–378.

Safitri, K., Guru, P., Dasar, S., Kristen, U., Wacana, S., & Dasar, S. S. (2020). Pentingnya pendidikan karakter untuk siswa sekolah dasar dalam menghadapi era globalisasi.

Sdn, D. I., & Selor, T. (2019). Peran guru sebagai motivator dalam meningkatkan minat belajar siswa.

Sislan, M., Maulana, G. A., & Wati, F. K. (2022). Keteladanan guru dalam pembentukan karakter siswa.

Siswa, E., & Dasar, S. (2025). 3(1), 43–48.

Susilo, M. (2025). Kesiapan guru dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. 1(1), 62–75.

Suyatno, S., Wantini, W., Prastowo, A., & Nuryana, Z. (2022). The great teacher: The Indonesian adolescent student voice. 6, 1–13.

Tamansiswa, U. S., Mengajar, B., Sekolah, D., & B, A. U. (2023). Penerapan teori belajar sosial Albert Bandura. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru, 2(1).

Downloads

Published

17-07-2026

How to Cite

Maria Leni Bona, Angelina C.O.R. Lake, Rince S.M. Benu, Konradus S. Jenahut, & Timoteus Ajito. (2026). Peran Guru dalam Membina Karakter Disiplin Siswa Kelas IV di SD Swasta Reformasi Plus Noelbaki : Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1361–1366. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7442