Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Melitus dengan Kadar Hba1c pada Peserta Prolanis Diabetes Melitus di Puskesmas Lere

Penelitian

Authors

  • Pieterson Universitas Widya Nusantara
  • I Made Rio Dwijayanto Universitas Widya Nusantara
  • Bayu Eka Kurniawan Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5572

Keywords:

Diabetes Mellitus, HbA1c, Knowledge, Prolanis

Abstract

 Diabetes Melitus (DM) memerlukan pengelolaan jangka panjang. Kontrol glikemik melalui HbA1c penting untuk mencegah komplikasi, dan pengetahuan pasien berperan dalam manajemen diri. Hubungan pengetahuan dengan HbA1c pada peserta Prolanis masih perlu dikaji. Penelitian cross-sectional analitik observasional pada 36 peserta Prolanis DM di Puskesmas Lere. Data pengetahuan diperoleh melalui kuesioner dan HbA1c melalui pemeriksaan darah. Analisis menggunakan uji Spearman Rank.  Sebagian besar responden berpengetahuan cukup (42,2%) dan memiliki HbA1c tidak terkendali (66,7%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan HbA1c (p = 0,024; ρ = 0,377). Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan DM dan kadar HbA1c. Disarankan peningkatan kualitas dan frekuensi edukasi Prolanis, terutama bagi peserta berpengetahuan rendah, untuk memperbaiki kontrol metabolik.

References

International Diabetes Federation (2025) IDF Diabetes Atlas. 11th edn. Brussels: International Diabetes Federation.

Cahyaningsih, I. et al. (2024) ‘Translation and validation of the Diabetes Knowledge Questionnaire in Indonesian patients with type 2 diabetes’, Science of Diabetes Self-Management and Care, 50(6), pp. 484–496. https://doi.org/10.1177/26350106241287445.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah (2022) Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2022. Palu: Dinkes Sulawesi Tengah.

Harefa, J., Pranata, L. dan Daeli, N.E. (2021) ‘Aktivitas sosial dan fungsi kognitif lansia di Posyandu Merpati’, Indonesian Journal of Health and Medical, 1(2), pp. 193–200.

Hartono dan Ediyono, S. (2024) ‘Hubungan tingkat pendidikan dan lama menderita sakit dengan tingkat pengetahuan 5 pilar penatalaksanaan diabetes mellitus’, The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan, 9(1).

Hikmawati, F. (2020) Metodologi Penelitian. Depok: Rajawali Pers.

Munshi, M.N. (2023) ‘Continuous glucose monitoring use in older adults for optimal diabetes management’, Diabetes Technology & Therapeutics, 25(Suppl 3), pp. S-56.

Nurgajayanti, C., Susilawati, T.N. dan Wiboworini, B. (2024) ‘Durasi menderita DM memengaruhi kontrol glikemik jangka panjang yang diukur melalui HbA1c pada pasien diabetes melitus tipe 2’, Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 34(3), pp. 563–570.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (2021) Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia. Jakarta: PERKENI.

Ramadhani, A.A. dan Khotami, R. (2023) ‘Hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan, usia dan riwayat keluarga DM dengan perilaku pencegahan diabetes mellitus tipe 2 pada usia dewasa muda’, SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(1), pp. 137–147.

Sheng, L. et al. (2024) ‘Glycemic variability evaluated by HbA1c rather than fasting plasma glucose is associated with adverse cardiovascular events’, Frontiers in Endocrinology, 15, pp. 1–8. https://doi.org/10.3389/fendo.2024.1323571.

Wahid, M.H. et al. (2023) ‘Integrating knowledge: health literacy and its effect on compliance of type II diabetes’, Journal of Postgraduate Medical Institute, 37(4), pp. 285–290. https://doi.org/10.54079/jpmi.37.4.3268.

Wahyuni, K.I., Rohmah, M.K. dan Setyawati, H. (2021) ‘Evaluasi edukasi personal dalam pemahaman, HbA1c dan kualitas hidup pasien DM tipe 2 di Sidoarjo’, Jurnal Pharmascience, 8(1), pp. 132–143.

Weber, P., Weberová, D. dan Meluzínová, H. (2023) ‘Diabetes in old age: particularities and specifics’, dalam Type 2 Diabetes – From Early Suspicion to Effective Management. London: IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.1002479.

Widianingtyas, A. et al. (2020) ‘Hubungan keikutsertaan Prolanis dengan tingkat efikasi diri pasien diabetes mellitus tipe 2’, Muhammadiyah Journal of Geriatric, 1(2), pp. 33–39. https://doi.org/10.24853/mujg.1.2.33-39.

Yusuf, B., Achmad, C.U.B.A. dan Yuliati (2024) ‘Pengaruh edukasi terhadap kontrol glikemik pada pasien diabetes mellitus tipe 2’, Nursing Arts, 18(1), pp. 8–17.

Downloads

Published

02-03-2026

How to Cite

Pieterson, I Made Rio Dwijayanto, & Bayu Eka Kurniawan. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Diabetes Melitus dengan Kadar Hba1c pada Peserta Prolanis Diabetes Melitus di Puskesmas Lere: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 21724–21732. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5572

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>