Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Motivational Interviewig Untuk Membangun Cara Berpikir Positif Pada Klien Yang Mengalami Relapse Di YPRN Ar-Rahman

Penelitian

Authors

  • Salsabila Pratiwi Universitas Islam Negeri Raden Fatah
  • Zhila Jannati Universitas Islam Negeri Raden Fatah
  • Hartika Utami Fitri Universitas Islam Negeri Raden Fatah

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.6333

Keywords:

Konseling Kelompok, Teknik Motivational Interviewing, Berpikir Positif.

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Motivational Interviewing Untuk Membangun Cara Berpikir Positif Pada Klien Yang Mengalami Relapse Di YPRN Ar-rahman” Berpikir Positif adalah kemampuan individu dalam memandang diri, situasi, dan masa depan secara optimis, realistis, serta penuh harapan meskipun berada dalam kondisi sulit. Penelitian ini dilakukan bertujuan, Pertama untuk mengetahui bagaimana kondisi cara berpikir klien di YPRN Ar-Rahman yang mengalami relapse, Kedua untuk mengetahui bagaimana penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing untuk membangun cara berpikir positif klien yang mengalami relapse di YPRN Ar-Rahman dan Ketiga untuk mengetahui tingkat perubahan cara berpikir positif  klien di YPRN Ar-Rahman yang mengalami relapse setelah diterapkan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu klien yang mengalami relapse di Yprn Ar-Rahman. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian bahwa berpikir positif terdapat beberapa Aspek diantaranya Aspek harapan yang positif, Aspek afirmasi diri, Aspek pernyataan yang tidak menilai, dan Aspek penyesuaian diri yang realistis. Penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing yang diberikan kepada klien dilakukan selama empat kali pertemuan, dimana sebelum diberikan intervensi klien memiliki cara berpikir yang tidak stabil dan cenderung negatif serta mengalami kesulitan dalam mengelola pikiran positif, sehingga penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing merupakan proses membantu klien dalam mengembangkan pola pikir positif, meningkatkan kesadaran diri, mengelola ambivalensi, serta menumbuhkan motivasi untuk berubah dan melanjutkan proses pemulihan.

 

References

Indriasari, Emi. (2021). Meningkatkan Rasa Empati Siswa Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Pada Siswa Kelas Xi Ips 3 Sma 2 Kudus Tahun Ajaran 2014/2015. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 2.2 (2016):91-91.

Yayasan Pusat Rehabilitasi Narkoba Ar-Rahman. (2023). Profil dan Program Rehabilitasi. Palembang: YPRN Ar-Rahman.

Abdul Rahman. (2005). Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam. Jakarta: Prenada.

Ahmad Mufid. (2015). Tips Berpikir Positif. Yogyakarta: Psikopedia.

Akhmad Sagir. (2011). Husnuzzhan Dalam Perspektif Psikologi. Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Arifah, N. (2020). ”Layanan Konseling Melalui Teknik Motivational Interviewing untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pecandu Narkoba di Rehabilitasi BNN Martapura Kabupaten OKU Timur . Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Program Studi Bimbingan dan .

Bintang Meisy Pramesti, Neni Noviza, dan Hartika Utami Fitri. (2020). Pelayanan Rehabilitasi Sosial Bagi Penyalahguna Narkoba di Yayasan Cahaya Putra Selatan Palembang. Social Science and Contemporary Issues Journal, Vol. 2, No. 1.

Indra Ratna Dewi, Siti Sutarmi Fadhilah, and Agus Tri Susilo. (2022). Kemanjuran Teknik Motivational Interviewing Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMK. Jurnal Psikoedukasi Dan Konseling, 3.1 p. 24, doi:10.20961/jpk.v3i1.28392.

Leli Nailul Muna, H. Fuad Nashori, dan Indahria Sulistyarini. (2020). Efektivitas Pelatihan Berpikir Positif untuk Meningkatkan Optimisme pada Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak. Jurnal Psikogenesis, Vol. 8, No. 2, Desember .

Lexy J. Meleong, . (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

M. Ichsan dan M. Edrio Susila. (2008)). Hukum Pidana Islam; Sebuah alternative. Yogyakarta: Lab,Hukum UM.

Marinu Waruwu. (2004). Pendekatan Penelitian Kualitatif: Konsep, Prosedur, Kelebihan Dan Peran Di Bidang Pendidikan. pp. 198-211.

Mochamad Nursalim dan Sgerrin Nurlita Widya. (2024). Teknik-Teknik Konseling Yang Efektif. Jakarta Timur: PT Bumi Aksara.

Namora Lumongga Lubis Hasnida. (2016). Konseling Kelompok . Jakarta: Prenadamedia Group.

Oktafiana Fajri. (2011). Hubungan Antara Berpikir Positif dengan Daya Tahan terhadap Stress Pada Guru Honorer. Yogyakarta: Program Studi Psikologi.

others, A. C. (2023). Bahaya Positif Thinking. Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra), 02.02. pp. 12–16.

Siti Hidayataun and Yeni Widowaty. (2020). Konsep Rehabilitasi Bagi Pengguna Narkotika Yang Berkeadilan. Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan, pp. 166–81, doi:10.18196/jphk.1209.

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Yogyakarta: Pustaka .

Van der Weji. (1988). Filsuf-filsuf Besar tentang Manusia. Jakarta: Gramedia.

Downloads

Published

15-07-2026

How to Cite

Salsabila Pratiwi, Zhila Jannati, & Hartika Utami Fitri. (2026). Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Motivational Interviewig Untuk Membangun Cara Berpikir Positif Pada Klien Yang Mengalami Relapse Di YPRN Ar-Rahman: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1197–1213. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.6333

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>