Pendampingan Pengenalan Tes Kondisi Fisik Bagi Atlit Remaja Di Smp Negeri 13 Yogyakarta
Pengabdian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.802Keywords:
Pendampingan, Kondisi Fisik, AtlitAbstract
Untuk meningkatkan kondisi fisik harus terprogram secara baik dan sistematis, lalu dilakukan secara cermat, berulang-ulang dan makin lama makin ditingkatkan baik jumlahnya maupun intensitas latihannya serta program latihan harus tertata dan direncanakan sebaik mungkin agar dapat mewujudkan peningkatan kesegaran jasmani dan peningkatan kemampuan biomotorik yang dibutuhkan. Di dalam meningkatkan kondisi fisik komponen-komponen yang sangat penting khususnya untuk atlit kelas khusus olahraga (KKO) di SMP Negeri 13 Yogyakarta. Selama ini atlit dari SMP Negeri 13 Yogyakarta belum terpantau dan terdata kemampuan fisiknya. Metode dalam program ini adalah memberikan pelatihan langsung kepada para atlit dalam bentuk sosialisasi dan pelatihan (teori dan praktik). Sedangkan indikator keberhasilan dalam pelaksanaan program pengabdian ini adalah atlit dan pelatih bisa mengetahui pentingnya meningkatkan kondisi fisik atlit kelas khusus olahraga (KKO) di SMP Negeri 13 Yogyakarta. Jadi perlu adanya Pendampingan Pengenalan Tes Kondisi Fisik Bagi Atlit Remaja Di SMP Negeri 13 Yogyakarta kondisi fisik atlit agar bisa digunakan untuk menyusun program latihan dan target prestasi yang ingin dicapai. Dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik merupakan komponen yang tidak dapat dipisahkan baik dalam peningkatan dan pemeliharaanya. Setiap komponen kondisi fisik saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Sehingga apabila dalam upaya membentuk dan meningkatkan status kondisi fisik maka seluruh komponen harus dikembangkan. Komponen kondisi fisik yang dibutuhkan dalam kemampuan sesuai dengan prediksi melalui analisis kebutuhan fisik meliputi daya tahan kardiovaskular, kecepatan, fleksibilitas, kelincahan, dan daya ledak (power).
References
Falaahudin, A., Iwandana, D. T., Nadzlan, A. M., & Kholil, Moh. (2022). VO2max Endurance Survey of Boxing Athletes in Bantul. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN JASMANI DAN KEOLAHRAGAAN, 1(1), 145–152. https://doi.org/10.33503/prosiding_penjas_pjkribu.v1i1.2341
Febrionaldi, F., Maidarman, M., & Arsil, A. (2017). Kontribusi Kecepatan Dan Exsplosive Power Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Siswa SMP Pembangunan UNP. Sport Science, 17(2), 63–76.
Horička, P., Hianik, J., & Šimonek, J. (2014). The relationship between speed factors and agility in sport games.
Iwandana, D. T. (2023). Analisis hubungan antropometri terhadap kemampuan pukulan atlit tinju. Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 22(4). https://doi.org/10.20527/multilateral.v22i4.16418
Nugroho, W. A., Umar, F., & Iwandana, D. T. (2020). Peningkatan Kecepatan Renang 100 Meter Gaya Bebas Melalui Latihan Interval Pada Atlet Para-Renang Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI). Jurnal Menssana, 5(1), 56–65.
Paramitha, S. T., Rosadi, T. Y., Ramadhan, M. G., & Suwanta, D. M. (2020). The Influence of Flexibility Training on the Accuracy of the Dollyo Chagi Kick inTaekwondo Martial Arts. In 4th International Conference on Sport Science, Health, and Physical Education. Atlantis Press.
Purwanto, S., & Iwandana, D. T. (2022). Hubungan antara panjang tungkai, power tungkai, dan kelincahan terhadap kemampuan tendangan atlit tarung derajat Kabupaten Bantul. Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi), 18(3), 1–8. https://doi.org/10.21831/jorpres.v18i3.52869
Rizki Hazazi Ali, Witri Suwanto, & Dody Tri Iwandana. (2023). Kombinasi Latihan Aerobik dan Konsumsi Kunyit dapat Meningkatkan VO2Max Mahasiswa. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 4(1). https://doi.org/10.46838/spr.v4i1.297
Sepriadi, S., Arsil, A., & Mulia, A. D. (2019). Pengaruh Interval Training Terhadap Kemampuan Daya Tahan Aerobik Pemain Futsal. Jurnal Penjakora, 5(2), 121–127.
Walton-Fisette, J. L., & Wuest, D. A. (2018). Foundations of Physical Education, Exercise Science, and Sport (19th ed.). McGraw-Hill.
Wibisana, F., Rinaldy, A., & Nusufi, M. (2019). Evaluasi Kondisi Fisik Dominan Atlet Karate- Do Doo Lanal Inkai KOta Sabang 2015. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Wibowo, R. A. T., Jasmani, J., Kusuma, I. A., Yulianto, P. F., Suwanto, W., & Iwandana, D. T. (2023). Pengaruh Latihan Plyometric Single Leg Bound dan Circuit Training terhadap Peningkatan Tendangan Sabit pada Siswa Pencak Silat. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga (JPJO), 6(2). https://doi.org/10.31539/jpjo.v6i2.6169
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dody Tri Iwandana, Ardhika Falaahudin, Wildan Alfia Nugroho, Septa Ardiansyah, Muntaha Sururi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












