Representasi Kehidupan Manusia Modern dalam Puisi Ibu Kota Senja Karya Toto Sudarto Bachtiar: Kajian Semiotika Roland Barthes
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4334Keywords:
Representasi, Semiotika, Roland Barthes, Kehidupan Modern, PuisiAbstract
Penelitian ini mengungkap representasi kehidupan manusia modern dalam puisi “Ibu Kota Senja” karya Toto Sudarto Bachtiar dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk menelaah makna denotatif, konotatif, dan mitos yang muncul dalam baris-baris puisi. Melalui analisis tanda-tanda tersebut, puisi ini memperlihatkan pengalaman manusia urban yang diwarnai tekanan hidup, keterasingan, persaingan, serta pencarian jati diri di tengah ritme kota yang cepat dan menuntut. Modernitas digambarkan bukan hanya sebagai simbol kemajuan, tetapi juga sebagai kekuatan yang perlahan mengikis nilai-nilai kemanusiaan, kepekaan emosional, dan kemurnian hati. Gambaran senja dalam puisi menghadirkan metafora tentang redupnya esensi manusia ketika berhadapan dengan kerasnya kehidupan kota. Secara keseluruhan, “Ibu Kota Senja” tidak hanya menawarkan keindahan estetik, tetapi juga menjadi refleksi kritis mengenai kondisi sosial masyarakat modern yang berjuang mempertahankan identitas dan makna hidup di tengah arus modernisasi.
References
Agustiningsih, D. D., & Nurhadi, J. (2024). POTENSI PUISI INDONESIA SEBAGAI MEDIA BIBLIOTERAPI KESEHATAN MENTAL. Semantik, 13(2), 256-276.
Carolina, A. (2023). Analisis semiotik roland barthes dalam antologi puisi sapardi djoko damono (suatu kajian semiotik). JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 8(1), 55-66.
Gumati, V. B. (2024). Makna Simbolik dan Spiritual dalam Kumpulan Puisi Kitab Puisi; Jalan Sunyi (Analisis Semiotika Roland Barthes). WIYATABUDAYA: Jurnal Pendidikan Dalam Konteks Humaniora, 1(1 September), 1-13.
Hartono, B., & Massaguni, M. (2025). Perlawanan dalam Puisi Peringatan Karya Wiji Thukul: Telaah Semiotik Roland Barthes. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(2), 464-471.
Ifnaldi, I., & Carolina, A. (2023). Analisis Semiotik Roland Barthes Dalam Antologi Puisi Sapardi Djoko Damono (Suatu Kajian Semiotik). JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 8(1).
Lestari, D. K., & Dewi, D. W. (2025). Sastra sebagai Kritik Sosial: Ketidakadilan yang Dialami Masyarakat dalam Sajak ‘Orang Kepanasan’ Karya W.S. Rendra. BIMA: Jurnal Pendidikan & Sastra, 3(3), 175–182.
Nurdin, N. (2021). Analisis Semiotik Roland Barthes Terhadap Busana Rimpu Wanita Bima. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(3), 699-707.
Rahmah, S. H. (2023). Analisis Semiotika Dalam Puisi Barang Kali Karena Bulan Karya WS. Rendra Perspektif Roland Barthes. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing, 1(3), 111-117.
Retnosari, P. (2025). Melacak Jejak Eksistensi Diri: Analisis Puisi Sepatuku Karya Achluddin Ibnu Rochim Dan Perbandingannya Dengan Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 5(02), 30-39.
Trisiana, D., Ansas, V. N., & Lubis, A. H. (2024). Analisis metafora konseptual dalam puisi Indonesia dan Korea karya Chairil Anwar dan Seo Jeong-ju. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(3), 465-476.
Wahyuni, N. (2018) Kritik Sosial Dalam Teks Sastra Puisi. Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah, 1(2), 296867
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Herson Kadir, Nur Anisa Maku, Rahmiyati Subula, Yulianti Pongoliu, Fendra Amelia Abdullah, Cindra Datau

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












