Representasi Realisme Sosial Dalam Drama Umang-umang Karya Arifin C. Noer : Kajian Sosiologi Ian Watt

Penelitian

Authors

  • Herson Kadir Universitas Negeri Gorontalo
  • Sarmila Bambang Universitas Negeri Gorontalo
  • Diva Kirana Gaga Universitas Negeri Gorontalo
  • Wahyuni Kadir Universitas Negeri Gorontalo
  • Leoni Paputungan Universitas Negeri Gorontalo
  • Nuryana Nurdin Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.896

Keywords:

Realisme Sosial, Sosiologi Sastra, Ian Watt, Arifin C. Noer, Umang-umang, Drama Indonesia.

Abstract

Artikel ini meneliti representasi realisme sosial dalam drama Umang-umang karya Arifin C. Noer dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra Ian Watt. Penelitian kualitatif ini menganalisis teks drama secara deskriptif-analitis, memfokuskan pada struktur naratif, karakter, dialog, dan latar sosial. Analisis didasarkan pada teori realisme sosial Watt, mencakup individualisme tokoh, determinisme sosial, dan refleksi terhadap struktur masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Umang-umang merepresentasikan realisme sosial dengan akurat, merefleksikan kondisi sosial-ekonomi dan dinamika kekuasaan di Indonesia. Tokoh-tokoh dan narasi menggambarkan kemiskinan, ketidakadilan, dan marginalisasi, sekaligus mengkritik kurangnya kepekaan kaum intelektual dan seniman terhadap penderitaan masyarakat. Drama ini berfungsi sebagai kritik sosial, media pendidikan, dan humanisasi, memberikan suara bagi mereka yang tertindas. Penelitian ini memperkaya pemahaman realisme sosial dalam sastra Indonesia dan relevansi teori Ian Watt dalam kajian sastra Indonesia.

References

Alamsyah, D. K., Husein, W., & Hayati, Y. (2022). Kritik Sosial dalam Naskah Drama West Side Story karya Arthur Laurents: Kajian Sosiologi Sastra. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 10(2), 200.

Arifin, C. Noer. (1981). Orkes Madun II: Umang-Umang. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Banjarnahor, R. R., Waruwu, N. P., & Annisa, A. (2022). Analisis pendekatan sosiologi sastra cerpen “ada tuhan” karya Lianatasya. Jurnal Basataka (JBT), 5(1), 27-33.

Damono, Sapardi Djoko. (1979). Sastra dan Masa Kini. Jakarta: Gramedia.

Endraswara, S. (2013). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Logita, E. (2019). Analisis sosiologi sastra drama “opera kecoa” karya noerbertus riantiarno. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 47-68.

Nurhayati, T. (2013). Struktur dan Nilai Sosial dalam Drama Umang-Umang Karya Arifin C. Noer. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Saputra, R. (2016). Analisis Strukturalisme dalam Drama Umang-Umang. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Watt, I. (1957). The Rise of the Novel: Studies in Defoe, Richardson, and Fielding. London: Chatto & Windus.

Watt, Ian. 1964. “Literature and Society.” Dalam Robert N. Wilson, ed., The Arts in Society. Engelwood-Cliffs, N.J.: Prentice-Hall, Inc.

Downloads

Published

10-06-2025

How to Cite

Kadir, H., Bambang, S., Kirana Gaga, D., Kadir, W., Paputungan, L., & Nurdin, N. (2025). Representasi Realisme Sosial Dalam Drama Umang-umang Karya Arifin C. Noer : Kajian Sosiologi Ian Watt: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 3879–3884. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.896

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>