Implementasi Kurikulum Merdeka Dengan Pendekatan Deep Learning Di SMP Islam Darul Mukminin Banyuresmi

Penelitian

Authors

  • Tinah Institut Pendidikan Indonesia Garut
  • Ayu Puji Rahyu Institut Pendidikan Indonesia Garut
  • Lieska Sukmawati Institut Pendidikan Indonesia Garut
  • Triana Rizki Amelia Institut Pendidikan Indonesia Garut

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5596

Keywords:

Kurikulum, Deep Learning, Implementasi

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran bermakna yang mendorong pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses implementasi Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deep learning dalam konteks nyata pembelajaran di SMP Darul Mukminin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru, kepala sekolah dan peserta didik di SMP Darul Mukminin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen KSP (Kurikulum Satuan Pendidikan) serta model ajar. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning diimplementasikan melalui pembelajaran berbasis projek, pembelajaran kontekstual yang dekat dengan kehidupan peserta didik, fasilitasi diskusi reflektif, serta penerapan asesmen formatif secara berkelanjutan. Implementasi tersebut berdampak pada meningkatnya keterlibatan belajar, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konseptual peserta didik. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan kendala berupa variasi pemahaman guru terhadap konsep deep learning, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kesiapan peserta didik dalam belajar mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan deep learning sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran di SMP Darul Mukminin apabila didukung oleh penguatan kompetensi guru dan dukungan kebijakan sekolah secara berkelanjutan.

References

Biggs, J., & Tang, C. (2011). Teaching for quality learning at university (4th ed.). McGrraw-Hill Education.

Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 21(1), 5–31. https://doi.org/10.1007/s11092-008-9068-5

Bransford, J. D., Brown, A. L., & Cocking, R. R. (2000). How people learn: Brain, mind, experience, and school. National Academy Press.

Freudenthal, H. (1991). Revising mathematics education. Kluwer Academic Publishers.

Fullan, M. (2016). The new meaning of educational change (5th ed.). Teachers College Press.

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world changethe world. Corwin.

Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022a). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.(2022b). Capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Budiyono. (2009). Statistika untuk penelitian. UNS Press.

Sutrisno. (2013). Eksperimentasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan TPS dengan pendekatan SAVI terhadap prestasi dan motivasi belajar ditinjau dari gaya belajar pada materi segiempat siswa kelas VII SMP Negeri Se-Kabupaten (Tesis). Universitas Sebelas Maret.

Zulkardi. (2002). Developing a learning environment on realistic mathematics education for Indonesian student teachers (Doctoral dissertation): University of Twente.

Fajriyah & Supardi. (2015). Penerapan strategi pembelajaran metakognitif terhadap hasil belajar matematika. Dalam I. Leonard (Ed.). EduResearch: Raise the standard, (hlm. 1-24). Unindra Press.

Schoenfeld, A. H. (1987). What’s all the fuss about metacognition? Dalam A. H. Schoenfeld (Ed.), Cognitive Science and Mathematics Education. Erlbaum.

Sutrisno. (2015). Analisis kesulitan belajar siswa kelas II pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 6(1), 51-63.

Sutrisno, & Wulandari, D. (2018). Multivariate analysis of variance (MANOVA) untuk memperkaya hasil penelitian pendidikan. AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 9(1), 37–53.

Roshayanti, F., Widodo, S., Rasiman, Sutrisno, & Wicaksono, A.G.C. (2015). Respon masyarakat terkait kebijakan pendidikan program sekolah lima hari (PSLH) di Provinsi Jawa Tengah. Dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian 2015 (hlm. 95-105). LPPM Universitas PGRI Semarang.

Downloads

Published

20-02-2026

How to Cite

Tinah, Ayu Puji Rahyu, Lieska Sukmawati, & Triana Rizki Amelia. (2026). Implementasi Kurikulum Merdeka Dengan Pendekatan Deep Learning Di SMP Islam Darul Mukminin Banyuresmi: Penelitian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 21032–21039. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.5596

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.