Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Regulasi Emosional pada Remaja Kelas VII SMPN 19 Palu

Penelitian

Authors

  • Misna A. Renggo Universitas Widya Nusantara
  • Ismunandar Wahyu Kindang Universitas Widya Nusantara
  • Elin Hidayat Universitas Widya Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7859

Keywords:

Teman Sebaya, Regulasi Emosional, Remaja

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya dukungan sosial teman sebaya dalam perkembangan psikologis remaja, khususnya dalam membantu individu menghadapi berbagai tuntutan dan mengelola kondisi emosional. Hubungan dengan teman sebaya yang positif dapat memberikan rasa diterima, perhatian, serta bantuan yang dapat mendukung remaja dalam menyesuaikan diri dan mengelola emosinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara dukungan sosial teman sebaya dengan regulasi emosional pada siswa kelas VII SMPN 19. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional melalui pendekatan cross-sectional. Dalam penelitian ini, Populasi terdiri atas 107 siswa kelas VII, sedangkan 52 responden dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya paling banyak berada pada kategori sedang, yaitu 25 responden (48,1%), sedangkan regulasi emosional juga didominasi oleh kategori sedang dengan 29 responden (55,8%). Hasil analisis korelasi Gamma memperoleh koefisien korelasi sebesar 0,405 dan p-value sebesar 0,047. Karena p-value yang diperoleh berada di bawah 0,05, analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara dukungan sosial teman sebaya dan regulasi emosional pada siswa kelas VII SMPN 19. Hubungan tersebut bersifat positif dengan kekuatan sedang, sehingga peningkatan dukungan sosial teman sebaya cenderung berkaitan dengan regulasi emosional yang lebih baik.

References

Weiss, L., Romero, M., & Berenbaum, H. (2022). A Narrative Review of The Efficacy of Interventions For Dysregulation, and Underlying bio-PsychoSocial Factors. Brain Sciences, 14(5), 453.

World Health Organization. (2023). Child and Adolescent Mental and Brain Health.

Zimmer-Gembeck, M. J., Rudolph, J., Kerin, J., & Bohadana-Brown, G. (2022). Parent emotional regulation: A meta-analytic review of its association with parenting and child adjustment. International Journal of Behavioral Development, 46(1), 63-82. https://doi.org/10.1177/016502542105108

Salsabila, C. N., & Fitriani, Y. (2023). Regulasi Emosi Ditinjau Dari Dukungan Sosial Teman Sebaya Pada Siswa SMP. JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN, 9(2),144. https://doi.org/10.31602/jbkr.v9i2.11604

Mutawaffifa, F. A. (2024). Regulasi Emosi Dengan Penyesuaian Diri Pada Remaja Korban Bullying Di Sekolah. 000(1), 287–296.

Yulita, T. (2025). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Efikasi Diri Mahasiswa Umn Al-Washliyah Sebagai Calon Guru Bk. 10(September).

Jannah, G. R. (2025). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan The Relationship Between Peer Social Support And Stress In. 4(9), 2821–2832.

Downloads

Published

16-09-2026

How to Cite

Misna A. Renggo, Ismunandar Wahyu Kindang, & Elin Hidayat. (2026). Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Regulasi Emosional pada Remaja Kelas VII SMPN 19 Palu: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 3932–3935. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7859

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>