Makna Cinta Yang Hakiki Dalam Puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat” Karya Abdul Hadi W.M. (Kajian Semiotika Riffatere)

Penelitian

Authors

  • Herson Kadir Universitas Negeri Gorontalo
  • Nur Awalia Karim Universitas Negeri Gorontalo
  • Frediyanto Monarfa Universitas Negeri Gorontalo
  • Fairuzia Universitas Negeri Gorontalo
  • Sri Susanti A. Kunuti Universitas Negeri Gorontalo
  • Wardatul Magfirah Dehiyo Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4291

Keywords:

Puisi, Semiotika Riffatere, Heuristik, Makna

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna cinta yang mendalam dalam puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat” Karya Abdul Hadi W.M secara semiotika menurut teori Michael Riffaterre. Pendekatan semiotika memungkinkan makna puisi diungkap secara lebih objektif melalui tanda-tanda bahasa yang muncul di dalamnya. Proses ini dilakukan dengan membaca puisi melalui tahap heuristik dan hermeneutik, kemudian dilanjutkan dengan penentuan matriks, model, serta varian sehingga struktur dan makna puisi dapat dipahami secara lebih mendalam. Puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat menuliskan kalimat Tuhan kita begitu dekat berulang-ulang dibagi dalam tiga bait dan bait keempat hanya kita begitu dekat tanpa ada kata Tuhan lagi. Metode deskriptif diterapkan untuk menguraikan puisi agar mudah dipahami oleh pembaca sebagai karya sastra yang mengandung nilai estetik serta pesan yang bermakna. Sumber data penelitian ini dibagi menjadi data primer dan sekunder, data primer adalah puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat, semua data utama diperoleh dari objek kajian penelitian, dimana objek kajian dan makna yang dimunculkan berasal dari puisi tidak terkait dengan hal di luar puisi tersebut. Data kedua adalah data sekunder sebagai pendukung kajian, data ini diambil dari jurnal dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan data primer penelitian ini termasuk dalam kajian kepustakaan. Hasil penelitian adalah makna cinta yang mendalam puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat mengenai eksistensi Tuhan dalam setiap hal yang dilakukan hamba. Makna cinta yang ditemukan dalam puisi bukan sekadar hubungan antar individu, melainkan mencerminkan kedekatan spiritual dan rasa keterhubungan yang menyatu antara subjek lirik dengan objek yang dicintai.

References

Al Fikry, M. F., Mustamar, S., & Pudjirahardjo, C. (2019). Mantra Petapa Alas Purwo: Kajian Semiotika Riffaterre. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 20(2), 108-119.

Alghony, A.B., & Ambarwati, A. (2024). Konsep Cinta dan Penghambaan dalam Puisi Asmaraloka Karya Usman Arrumy; Kajian Semiotika Riffaterre. JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia.

Fajrin, S. F. (2019). Semiotika Michael Camille Riffaterre Studi Analisis Alquran Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 223. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 2(2), 145-157.

Fithri, W. (2014). Kekhasan Heremeneutika Paul Ricoeur. Jurnal Tajdid, 17 (2).

Hasanah, DU, Achsani, F., & Al Aziz, ISA (2019). Analisis penggunaan gaya bahasa pada puisi-puisi karya Fadli Zon. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5 (1), 13-26.

Huri, R. M., Hayati, Y., & Nst, M. I. (2017). Analisis Semiotika Riffaterre dalam Puisi Dongeng Marsinah Karya Sapardi Djoko Damono. Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(1), 52-66.

Ibrahim, S. (2015). Analisis gaya bahasa dalam kumpulan novel Mimpi Bayang Jingga karya Sanie B. Kuncoro. Jurnal Sasindo Unpam, 3 (3), 35-57.

Inayati, U. (2019). Pendekatan Hermeneutika Dalam Ilmu Tafsir. Falasifa: Jurnal Studi Keislaman, 10 (2), 68-90.

Ningrum, RT (2022). Kerinduan yang mendalam pada puisi perayaan kesendirian karya toni lesmana: kajian semiotika Riffaterre. MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan Dan Kesastraan, 20 (2), 149-163.

Shiddiq, MH, & Thohir, M. (2020). Analisis makna puisi 'aku melihatmu'karya KH Mustofa Bisri kajian semiotik michael riffaterre. Humanika, 27 (2), 59-69.

Widayati, LS (2018). Ujaran Kebencian: batasan pengertian dan larangannya. Info Singkat , 10 (6), 1-6.

Downloads

Published

30-12-2025

How to Cite

Kadir, H., Awalia Karim, N., Monarfa, F., Fairuzia, Susanti A. Kunuti, S., & Magfirah Dehiyo, W. (2025). Makna Cinta Yang Hakiki Dalam Puisi “Tuhan, Kita Begitu Dekat” Karya Abdul Hadi W.M. (Kajian Semiotika Riffatere) : Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 15456–15463. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4291

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>