Sosialisasi Peningkatan Literasi Informasi Masyarakat melalui Optimalisasi Layanan Perpustakaan Daerah di Kota Banjarmasin

Penelitian

Authors

  • Devia Hetty Hernany Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Beni Akhmad Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Amelia Puspita Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Hairansyah Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Heri Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Aelaya Frida Putri Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin
  • Ahmad Fauzi Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7381

Keywords:

Literasi Informasi, Perpustakaan Daerah

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi. Namun, kemudahan tersebut belum diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilih, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat sehingga meningkatkan risiko penyebaran misinformasi dan hoaks. Di sisi lain, pemanfaatan layanan Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin sebagai pusat literasi dan sumber informasi masih belum optimal. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi informasi masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan layanan perpustakaan daerah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pengabdian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin, serta masyarakat sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan literasi informasi, pendampingan praktik pemanfaatan layanan perpustakaan, diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup pentingnya literasi informasi, teknik mengidentifikasi sumber informasi yang kredibel, pemanfaatan koleksi perpustakaan, penggunaan katalog digital, serta pemanfaatan berbagai layanan perpustakaan sebagai sumber belajar sepanjang hayat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi informasi, meningkatnya kemampuan peserta dalam mencari dan mengevaluasi informasi yang valid, serta bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai berbagai layanan yang tersedia di Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, pengembangan pengetahuan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin menjadi faktor pendukung keberhasilan program sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya literasi informasi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat secara berkelanjutan.

References

Daryanto. (2017). Manajemen pelayanan publik. Gava Media.

International Federation of Library Associations and Institutions. (2016). IFLA guidelines for continuing professional development: Principles and best practices.

International Federation of Library Associations and Institutions. (2018). IFLA/UNESCO public library service guidelines (2nd rev. ed.). Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

International Federation of Library Associations and Institutions. (2025). Reference and Information Services Section.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 23 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan.

Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 89 Tahun 2016 tentang Tugas Pokok, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Banjarmasin.

Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 115 Tahun 2016 tentang Uraian Tugas Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Banjarmasin.

Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 20 Tahun 2024 tentang Mekanisme Kegiatan Layanan Perpustakaan Keliling.

Siagian, S. P. (2012). Fungsi-fungsi manajerial. Bumi Aksara.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.

Suharto, E. (2010). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat. PT Refika Aditama.

Sulistyo-Basuki. (2010). Pengantar ilmu perpustakaan. Universitas Terbuka.

Sutarno NS. (2006). Manajemen perpustakaan: Suatu pendekatan praktik. Sagung Seto.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

UNESCO. (2008). Towards information literacy indicators.

Wijayanto, D. (2012). Pengantar manajemen. Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

13-07-2026

How to Cite

Devia Hetty Hernany, Beni Akhmad, Amelia Puspita, Hairansyah, Heri, Aelaya Frida Putri, & Ahmad Fauzi. (2026). Sosialisasi Peningkatan Literasi Informasi Masyarakat melalui Optimalisasi Layanan Perpustakaan Daerah di Kota Banjarmasin: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 5(1), 1020–1026. https://doi.org/10.31004/jerkin.v5i1.7381

Most read articles by the same author(s)